Apa saja Jenis dan kategori pada Program Kreativitas Mahasiswa?


Apa saja Jenis dan kategori pada Program Kreativitas Mahasiswa?

Program Kreativitas Mahasiswa yang disingkat PKM merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh BELMAWA dikti . Program Kegiatan ini sangat bervariasi mulai dari penelitian yang bersifat terapan, pengabdian masyarakat sampai dengan gagasan tertulis. Jika sahabat belum tahu apa itu PKM bisa kunjungi artikel tentang Apa itu PKM? Mengenal kriteria awal dan bidang kegiatan serta TIPs dalam mengikuti PKM.

Baca juga: Apa itu PKM

Berikut ini jenis-jenis PKM dan ciri khususnya:

1. PKM P, pada kegiatan ini focus pada penelitian terapan/aplikatif sesuai dengan misinya yang lebih mengutamakan manfaat bagi masyarakat dan tidak bersifat dasar. Untuk alur diagram dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Pada PKM P ini , diperlukan Kreativitas untuk menjawab permasalahan,dalam pengembangan ilmu/teori dan teknologi yang dilaksanakan dengan melakukan penelitian, kemudian mengubah permasalahan-permasalahan kedalam variable-variabel yang diteliti. Kemudian pemecahan masalah tersebut terdapat pada metode penelitian. Luaran apa yag diharapkan pada kategori ini? Luaran yang diharapkan yaitu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui seminar, konferensi atau jurnal, draft Paten, sampai realisasi PATEN.

2. PKM T. Pada kategori ini merupakan respon/tanggapan persoalan prioritas yang disampaikan oleh calon mitra. Pada kategori ini mewajibkan adanya surat pernyataan kesediaan bekerja sama Antara pengusul dan calon mitra. Untuk target pada kategori ini yaitu dalam dunia usaha (mikro industri) dan masyarakat berorientasi profil lainnya. Pada dunia usaha aspek sumber daya manusia mencakup aspek produksi (meliputi: bahan baku, proses, lay out process, dan peralatan produksi, kemasan produksi, perawatan dan perbaikan) dan aspek manajemen (meliputi: promosi, pemasaran produk, status usaha, perlindungan hak cipta ). Objek masyarakat berorientasi profit lainnya meliputi: bidan yang memiliki klinik bersalin, petani, nelayan, pedagang, jamu gendong, tukang becak dll.

Tahapan dalam pelaksanaan PKM T sebagai berikut:

Sedangkan untuk diagram alir kategori PKM ini dapat dilihat sebagai berikut:

Pada kategori ini, mahasiswa membutuhkan Kreativitas yang inovatif dalam menciptakan karya teknologi (prototipe, model, peralatan, proses) yang nantinya menjadi Solusi dari persoalan prioritas Mitra, sehingga pada jenis kategori ini mahasiswa harus diskusi dengan mitra. Pada jenis ini, tidak diperlukan riset melainkan menggunakan IPTEKNyang sudah ada.

Luaran dan potensi pada jenis PKM ini yaitu: Model/ desain/ alat yang sudah beroperasi dengan sempurna. Artikel hasil PKM ini akan dipublikasikan atau menjadi draft paten untuk peningkatan kinerja mitra dan potensi berkelanjutan pada PKM yang lain.

Baca juga: belmawa ristek dikti

Sehingga harus dipahami tentang PKMP dan PKM T yang memiliki kemiripan tetapi ada berbedaan pada kedua jenis ini yaitu: PKMP terdiri dari Variabel penelitian jelas, mempunyai Tujuan dan indikator ketercapaian terukur serta Metode penelitian digunakan sesuai. Sedangkan PKMT membahas Ada permasalahan mitra dalam produktivitas, membandingkan sebelum dan sesudah atau Pra dan Pasca penggunaan teknologi produksi semakin meningkat serta ada mitra (badan usaha bukan perorangan).

3. PKM-KC. Pada jenis ini ditujukan untuk tidak meniru produk yang sudah ada baik didalam maupun luar negeri, kecuali memodifikasi prinsip atau fungsinya. Pada jenis ini, tahapan maksimal adalah sampai ke tahap implementasi sehingga produk dapat difungsikan dan diperkirakan level kemanfaatnya. Dalam kasus tertentu, jika produk PKM-KC belum berfungsi dengan baik, setidaknya kontruksi dari barang tersebut sudah tercapai dan sudah di ujicoba. Luaran dari jenis PKM ini yaitu Model/ desain/ alat yang belum banyak dikenal dan bermanfaat oleh masyarakat, sehingga memungkinkan adanya draft paten dan berkelanjutan oleh pihak lain. Oleh karena itu, yang perlu dipahami pada jenis ini yaitu: Ada prototipe atau model dan bukan baru sebatas ide Didukung landasan teori dan data yang laik, dan Bukan hanya ujicoba alat/kalibrasi produk.

4. PKM K. Pada jenis PKM ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman dan ketrampilan mahasiswa dalam menghasilkan komoditas unik dan bermanfaat serta merintis kewirausahaan yang berorientasi pada profit. Pada PKM ini lebih mengutamakan keunikan dan kemanfaatan komoditas dengan pelaku mahasiswa, sementara pihak lain hanya sebagai fasilitator. Luaran pada PKM ini yaitu barang/jasa yang sudah dikomersilkan atau proses sudah mulai berjalan, system bisnis yang sudah berjalan baik dan terlihat jelas potensi keberlanjutan serta paten atau merk dagang.

5. PKM M. Pada jenis PKM ini bertujuan untuk menumbuhkan empati dan respon mahasiswa atas persoalan yang dihadapi masyarakat yang tidak berorientasi pada profit. Pada jenis PKM ini memerlukan surat pernyataan ketersediaan bekerjasama Antara pengusul dan kelompok masyarakat calon mitra, bukan kepala desa/RT/RW melainkan kelompok yang akan mendapatkan manfaat dari program. Pada jenis ini prinsipnya yaitu pembentukan wirausaha baru, dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat atau lingkungan.

Untuk perbedaan Antara PKM K dan PKM M dapat dilihat pada tabel berikut ini.

6. PKM GT. Tujuan dari PKM ini adalah untuk membudayakan kebiasaan menulis bagi mahasiswa yang berbasis nalar dan memadunya menyusun strategi perubahan atau pengembangan bagi bangsa atau Negara. Untuk aspek pada jenis ini meliputi social, ekonomi, budaya, politik, hokum, pendidikan, kesehatan, pertahanan keamanan, teknologi dan pangan.

Demikian artikel tentang jenis-jenis PKM, Perbedaan serta Tujuan dari masing-masing jenis PKM. Semoga bermanfaat.

penulis

About Catur Budi Waluyo

<p> Suka otak atik yang penting menyenangkan dan bermanfaat saja. Administrator www.calesmart.com</p> <p> Jika sahabat tidak ingin report dalam mengelola website,&nbsp; bisa langsung kontak&nbsp; WA saya di +62 81 393 657 986</p> <p> &nbsp;</p>

Learn More

Artikel Terkait