Mengenal jenis-jenis fading pada sistem komunikasi nirkabel


Mengenal jenis-jenis fading pada sistem komunikasi nirkabel

Dalam komunikasi, fading merupakan mekanisme perambatan yang melibatkan refraksi, refleksi, hamburan dan redaman dari gelombang mikro. Kanal fading merupakan karakteristik utama dari perambatan gelombang radio dalam kondisi bergerak sehingga menyebabkan perubahan fase, polarisasi, dan atau level dari suatu sinyal dalam domain waktu. Kanal Fading ini mengakibatkan fluktuasi level daya yang diterima selama Mobile Station (MS) bergerak. Karakteristik pertama dari medium multipath adalah penyebaran waktu atas sinyal yang ditransmisikan melalui kanal. Karakteristik kedua adalah akibat variasi waktu dalam struktur medium. Sebagai hasil dari variasi waktu ini, sifat multipath berubah terhadap waktu, sebab jika sinyal pulsa ditransmisikan lagi, maka terjadi perubahan pada deretan sinyal terima. Variasi waktu muncul tidak dapat diprediksi terhadap pengguna kanal, sehingga kanal multipath berubah terhadap waktu.

Pengaruh terjadinya multipath fading dibagi menjadi dua yaitu

1. Time Varying yaitu Fluktuasi amplitudo disebabkan superposisi konstruktif dan destruktif dari sinyal yang diterima.

Pada time varying terdapat slow fading dan fast fading mengacu pada tingkat di mana perubahan amplitudo dan fase yang dikenakan oleh saluran pada perubahan sinyal. Waktu koherensi adalah ukuran dari waktu minimum yang diperlukan untuk perubahan besarnya saluran menjadi tidak berkorelasi dari nilai sebelumnya. Atau, dapat didefinisikan sebagai waktu maksimum yang besarnya perubahan saluran berkorelasi ke nilai sebelumnya.

  • Fast Fading

Fast fading terjadi ketika waktu koherensi saluran relatif kecil dengan kendala keterlambatan saluran. Dalam rezim ini, perubahan amplitudo dan fase yang dikenakan oleh saluran bervariasi selama masa penggunaan.

  • Slow Fading

Slow fading muncul ketika waktu koherensi saluran relatif besar dengan kendala keterlambatan saluran. Dalam waktu ini, perubahan amplitudo dan fase yang dikenakan oleh saluran dapat dianggap kasar konstan selama masa penggunaan. Slow fading dapat disebabkan oleh kejadian seperti shadowing, dimana halangan besar seperti bukit atau bangunan besar mengaburkan jalur sinyal utama antara pemancar dan penerima. Perubahan amplitudo yang disebabkan oleh membayangi sering dimodelkan menggunakan distribusi log-normal dengan deviasi standar sesuai dengan model jalur log-jarak rugi.

2. Time spreading yaitu Perbedaan waktu kedatangan sinyal akibat perbedaan lintasan.

Kanal disebut sebagai frekuensi-selektif jika F0 <1/Ts , dengan  W adalah simbol rate, 1/Ts adalah nominal diambil untuk  sama dengan bandwidth sinyal W. Dalam prakteknya, W mungkin berbeda dari 1/Ts karena sistem penyaringan atau jenis modulasi data  (QPSK, MSK, dll).

Beberapa penyebab terjadinya kanal fading dapat disebabkan sebagai berikut :

1. Pathloss : Sinyal atenuasi, pengurangan level sinyal yang diterima pada receiver karena di pengaruhi jarak antara transmitter dan receiver.

2. Shadowing Loss : Mengabsorsi sinyal yang teradiasi dengan struktur scattering. Fungsi dari shadowing bersifat variabel random dengan distribusi lognormal

3. Fading Loss : Kombinasi dari multipath propagasi dan pengaruh dari efek frekuensi doppler yang dapat menyebabkan fluktuasi daya penerimaan.

Beberapa paramenter penting pada kanal fading adalah

1.     Envelope/Amplitudo

2.     Phase

3.     Delay Profile

penulis

About Catur Budi Waluyo

Suka otak atik yang penting menyenangkan dan bermanfaat saja. Administrator www.calesmart.com

Learn More